Macau Pusat Kota Perjudian

Macau senantiasa identik dengan judi sebab daerah ini memang tenar dengan kasino-kasinonya dan juga sebagai surga bagi para penjudi. Tapi apakah cuma itu saja yang ditawarkan oleh Macau? Tak juga, sebab masih ada hal-hal lain yang menarik untuk dijalankan di Macau.

Saat bertamasya di Hong Kong, penulis tak lupa juga memasukkan Macau untuk dikunjungi sebab daerah ini amat dekat dengan Hong Kong dan bisa ditempuh dalam waktu satu jam dengan menaiki ferry. Memang di Hong Kong banyak ditawarkan tur satu hari ke Macau tanpa menginap, tapi semenjak dari Indonesia penulis telah memastikan untuk menghabiskan tiga hari dan dua malam di Macau. Tujuannya supaya bisa lebih merasakan Macau dengan santai dan mengunjungi daerah-daerah menarik sebanyak mungkin.

Macau Pusat Kota Perjudian Terbesar Di Dunia

Macau Pusat Kota Perjudian

Sesudah “check out” dari daerah penulis menginap di Hong Kong, penulis malahan pergi menuju pelabuhan ferry di Kowloon menuju Macau. Gampang sekali menerima karcis untuk pergi ke Macau dan tarif yang seharusnya dikeluarkan sebesar HK 159 satu jalan. Sesudah mengantre dan masuk ke dalam ferry, ferry malahan langsung berangkat cocok jadwal. Meskipun saat penulis berangkat di Hong Kong sedang hujan, tapi laut dikala itu cukup hening dan dikala kami mendekati Macau, cuaca malahan mulai berubah menjadi amat cemerlang.

Dengan berbekal nama hotel dan domisilinya yang dituliskan dalam aksara Cina, penulis malahan mengendarai taksi menuju hotel. Kesan pertama dikala meninggalkan Outer Harbour, daerah ferry kami merapat, bahwa Macau merupakan kota yang amat bersih. Tak nampak satu sampah malahan yang terkapar di jalan. Kecuali kebersihannya, di Macau juga banyak terdapat hotel-hotel besar yang di dalamnya terdapat kasino.

Saat berangkat dari Hong Kong penulis lupa menukarkan uang Hong Kong dengan MOP (mata uang Macau), tapi supir taksi dan warung-warung di Macau tak dilema bila kita membayar dengan dolar Hong Kong. Akan melainkan tak ada salahnya bila kita malahan membatasi MOP apalagi dikala kita akan berbelanja di warung-warung kecil atau naik bis.

Sesudah hingga di hotel yang lokasinya tak jauh dari Senado Square, daerah tujuan tamasya tenar di Macau, penulis meletakkan barang-barang dan mulai mempelajari peta yang disediakan di hotel. Sayangnya peta yang disediakan tak seperti itu komplit dan informatif, jadi kami seharusnya mencarinya di google. Untungnya wifi yang disediakan oleh hotel amat kencang sehingga dengan gampang peta yang dicari bisa ditemukan. Sesudah tahu di mana letak hotel dan nama-nama jalan di sekitar hotel, kami malahan mulai berjalan menuju Senado Square.

Kami berjalan terus menuju Grand Lisboa Hotel. Kami mau memperhatikan seperti apa kasino yang ada di Macau.

Terbukti untuk masuk kasino kita semestinya via pintu dengan “detector” dan kita tak boleh membawa kamera, semestinya berpakaian rapi dan semestinya telah berumur 21 tahun. Sebab penulis pergi dengan keponakan penulis yang baru berumur 15 tahun, kami mempertimbangkan untuk tak masuk ke kasino. Penulis merasa kasino yang ada di hotel hal yang demikian tak seperti kasino yang pernah penulis kunjungi di Brisbane, Reno ataupun di Atlantic City. Di Reno seumpama, kasino di sana terbuka lebar dan kita bebas keluar masuk kasino, malah bermigrasi hotel tanpa ada penjagaan ketat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s